1 Unit Ambulan Baru RSUD Sungai Dareh

admin | Senin, 03 September 2018 - 22:06:03 WIB | dibaca: 37 pembaca

KERANGKA ACUAN KERJA

INOVASI GO_PAS KURMA MODIS

(ANTAR JEMPUT PASIEN KURANG MAMPU HAEMODIALISA)

 

 

1.

Latar Belakang

:

Salah satu pelayanan unggulan RSUD Sungai Dareh adalah pelayanan pasien Cuci Darah (Haemodialisa). Terbentuknya Unit Haemodialisa di RSUD Sungai Dareh ini dilatarbelakangi oleh frekuensi gagal ginjal kronik yang meningkat cukup signifikan dari tahun ke tahun. Sementara rumah sakit yang memiliki unit haemodialisa hanya RSUD Sawahlunto, RSUD Solok dan RSUD Muaro Bungo yang jaraknya yakni ±120 km dari Kabupaten Dharmasraya.

Jumlah pasien yang dilayani di unit haemodialisa berjumlah 46 orang dengan kapasitas tempat tidur sebanyak 10 TT, kunjungan rata-rata 2x seminggu sehingga dalam setahun mencapai angka kunjungan 4.487 kali. Dari pasien 46 orang pasien yang melakukan  kunjungan rutin ke unit haemodialisa sudah memiliki kartu JKN untuk mendapatkan pelayanan cuci darah, namun ada beberapa pasien yang terkendala dengan status ekonomi yang kurang mampu sehingga tidak ada biaya untuk transportasi ke RSUD Sungai Dareh. Kondisi ini menyebabkan pasien yang seharusnya mampu datang 2x dalam seminggu hanya mampu datang 3x dalam sebulan sehingga mengakibatkan kondisi kesehatan pasien semakin memburuk.

Salah satu upaya untuk mengatasi permasalahan diatas, RSUD Sungai Dareh membuat suatu kebijakan untuk membantu pasien kurang mampu agar dapat melakukan cuci darah secara rutin yaitu dengan melaksanakan layanan antar jemput pasien kurang mampu haemodialisa (GO_PAS KURMA MODIS) secara gratis setiap Selasa dan Jumat.

2.

Maksud dan Tujuan

:

·         Mengatasi masalah pada pasien kurang mampu dalam menjalankan terapi rutin cuci darah yang dijadwalkan 2x dalam seminggu dengan cara menjemput dan mengantarkan kembali pasien ini setiap jadwal dilakukan cuci darah

·         Mengurangi angka kematian akibat gagal ginjal di Kabupaten Dharmasraya khususnya di RSUD Sungai Dareh

·         Memperluas layanan RSUD Sungai Dareh bagi masyarakat kurang mampu

·         Ketepatan waktu pasien haemodialisa kontrol secara teratur ke RSUD Sungai Dareh

·         Mempererat hubungan interpersonal antara RSUD Sungai Dareh dengan masyarakat.

3.

Target/Sasaran

:

Seluruh lapisan masyarakat Dharmasraya yang kurang mampu yang membutuhkan layanan cuci darah.

4.

Sumber Dana dan Perkiraan Dana

:

a.       Sumber Dana :

RBA RSUD Sungai Dareh Kabupaten Dharmasraya Tahun Anggaran 2021

b.      Total Perkiraan biaya yang diperlukan:

Rp. 40.500.000,- (Empat puluh juta lima ratus ribu rupiah).

5.

Jangka Waktu Kegiatan

:

1 (satu) tahun

6.

Manfaat

:

a.       Meningkatkan cakupan kunjungan layanan pasien haemodialisa di RSUD Sungai Dareh

b.      Menurunkan angka kematian khususnya dengan penyakit ginjal

c.       Dampak terhadap masyarakat peningkatan kepedulian masyarakat terhadap kesehatan khususnya penyakit gagal ginjal.

7.

Tahapan Pelaksanaan

:

a.       Laporan dari unit haemodialisa

b.      Identifikasi masalah

c.       Komitmen di tingkat manajemen rumah sakit

d.      Rapat manajemen dengan tim unit haemodialisa

e.       Rapat koordinasi dan survei lapangan

f.       Pembentukan tim inovasi

g.      Pelaksanaan inovasi GO_PAS KURMA MODIS

 



Komentar Via Website : 1
06 April 2021 - 21:24:52 WIB